Ramuan Organik Pembasmi Hama dan Peningkat Produktivitas Tanaman

Pada kesempatan kali ini, Ilmu Sains membahas tentang Ramuan Organik Pembasmi Hama dan Peningkat Produktivitas Tanaman. Terdapat tiga hal yang akan kita bahas secara singkat di sini.

Bagian pertama adalah penggunaan ramuan organik teh hitam untuk membasmi hama cendawan penyebab karat daun. Bagian ke dua tentang ramuan mulsa organik jerami padi dan eceng gondok. Mulsa organik ini untuk meningkatkan produktivitas hasil dan kualitas benih tanaman kacang hijau.

Dan bagian ke tiga yaitu pemanfaatan jerami sebagai mulsa organik untuk tanaman kedelai. Mulsa organik ini berfungsi ganda. Selain untuk menekan pertumbuhan gulma juga untuk menjaga kelembaban tanah.

Disarikan dari Majalah Trubus edisi 562, mari kita cermati satu persatu.

Ramuan organik teh hitam untuk membasmi hama cendawan tanaman kopi

Teh hitam sebagai ramuan pembasmi cendawan daun kopi
Teh hitam sebagai ramuan pembasmi cendawan daun kopi | Credit : Pixabay

Fenomena karat pada dedaunan kopi menjadi momok menakutkan bagi pekebun kopi. Sumardiyono, Setyo Agung dari Fakultas Pertanian UGM membuktikan bahwa ramuan teh hitam manjur mengatasi cendawan jenis Hemilela vastarix penyebab dari karat daun kopi.

Pengujian ramuan organik teh hitam pada tanaman kopi varietas kate-26 ini yang berusia 2 (dua) tahun membuahkan hasil setelah 10 hari. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa penyemprotan ekstrak teh hitam ini menghambat perkecambahan cendawan. Panjang buluh kecambah cendawan urediospora ini berkurang.

Penyemprotan ekstrak teh hitam pada tanaman kopi telah terbukti menurunkan intensitas serangan hama. Teknik ini ternyata lebih baik bila dibandingkan dengan fungisida jenis triadimefon.

Ramuan mulsa organik jerami dan eceng meningkatkan hasil panen

Eceng gondok, sebagian menganggap sebagai gulma,  namun dapat dimanfaatkan sebagai mulsa organik
Eceng gondok, sebagian menganggap sebagai gulma,
namun dapat dimanfaatkan sebagai mulsa organik | Credit : Pixabay

Produktivitas tanaman tinggi tentu menjadi dambaan setiap petani. Salah satu upayanya agar produksi meningkat pada kacang hijau adalah menggunakan mulsa organik. Akademisi dari Fakultas pertanian Universitas Gadjah Mada, Muhammada Firdaus telah membuktikan bahwa mulsa organik berupa eceng gondok dan jerami padi mampu meningkatkan potensi hasil dan kualitas benih dari kacang hijau varietas Vima-1. Begitu pula dengan varietas lokal Wonosari dan Sentolo.

Kacang hijau kultivar Vima-1 menghasilkan 2,5 ton, lokal Wonosari 2,49 ton dan lokal Sentolo 1,99 ton tiap hektar.

Dibandingkan produktivitas rata-rata kacang hijau secara nasional hanya 0,9 ton per hektar.

Disimpulkan bahwa terdapat peningkatan produksi berupa kacang hijau dengan mulsa organik jerami dan eceng gondok dibandingkan dengan tanaman tanpa mulsa organik ini.

Baca juga : 5 Nutrisi Pencegah Kanker

Ramuan mulsa jerami untuk menekan pertumbuhan Kepik dan menjaga kelembaban tanah

Jerami dapat digunakan sebagai pencegah kepik dan menjaga kelembaban tanah
Jerami dapat digunakan sebagai pencegah kepik dan menjaga kelembaban tanah | Credit : Pixabay

Selain sebagai peningkat hasil panen Kacang Hijau, mulsa organik dari jerami juga dapat bermanfaat untuk tanaman kedelai jenis Glycine max. Bahkan penggunaan untuk kedelai ini berfungsi ganda. Pertama jerami sebagai penekan pertumbuhan gulma. Selanjutnya sebagai penjaga kelembaban tanah.

Telah dilakukan penelitian di Kawasan IP3OPT atau Instalasi Pengamatan Peramalan Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman, Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian mulsa jerami sangat berpengaruh menekan pertumbuhan hama kepik hijau, Nezara viridula.

Jerami padi mengundang perhatian berbagai jenis musuh alami sebagai predator dan parasitoid untuk kepik hijau. Ooencyrtus malayensis dan Trissolcus basalis sebagai musuh alami berperan menekan populasi hama kepik hijau.

Jerami juga bermanfaat menjaga kelembaban tanah karena menghambat sinar matahari untuk langsung mengenai tanah. Kelembaban tanah yang cukup sangat diperlukan guna menjaga pertumbuhan tanaman tetap baik.

Sekian para pembaca Ilmu Sains. Semoga pembahasan mengenai Ramuan Organik Pembasmi Hama dan Peningkat Produktivitas Tanaman bermanfaat untuk Anda.

Ramuan Organik Pembasmi Hama dan Peningkat Produktivitas Tanaman