Gunung Api Paling Aktif dan Berbahaya di Dunia

Gunung Api Paling Aktif dan Berbahaya di Dunia --Ilmu Sains

Di seluruh dunia terdapat sekitar 1.500 gunung api. Di antaranya 600 buah tercatat aktif dan pernah meletus dalam 10.000 tahun terakhir. Berikut ini gunung api paling aktif dan berbahaya di dunia, beberapa di antaranya ada di Indonesia.

1. Gunung Merapi, Indonesia

Ancaman bahayanya sebuah gunung berapi, lebih banyak diukur dari seberapa banyak populasi yang hidup di sekitarnya. Merapi adalah gunung api paling aktif di Indonesia. Gunung merapi mengalami erupsi dalam siklus 5 hingga 10 tahunan.



Jumlah populasi yang ada dalam radius 30 km dari kawah, sekitar 4,3 juta orang. Yaitu dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, Magelang, Boyolali. Tipe letusan sangat eksplosif dan dibarengi longsoran awan panas yang disebut "wedhus gembel".

2. Gunung Mayon, Filipina

Gunung api di pulau Luzon ini kembali meletus dan muntahkan lavanya pada awal tahun 2018. Jumlah populasi dalam radius 30 km sekitar 1,2 juta orang. Tipe letusan gunugn Mayon ini eksplosif. Erupsi paling dahsyat Gunung Mayon terjadi pada tahun 1814 yang menewaskan hingga 1.200 orang.

3. Etna, Italia

Gunung api Etna berada di Sisilia, Italia. Gunung Etna adalah gunung api paling aktif di Eropa dan kedua paling aktif di dunia setelah Gunung Kilauae di Hawaii, Amerika Serikat. Jumlah populasi dalam radius 30 km sekitar 1 juta orang. Gunung api Etna ini terus aktif sejak 2014. Letusan yang paling mematikan terjadi pada tahun 1669 yang menewaskan hingga 20.000 orang.

4. Gunung Agung, Indonesia

Gunung api tertinggi di pulau Bali ini kembali aktif muntahkan abu dan lava panas pada akhir tahun 2017. Akibat erupsi Gunung Agung, penerbangan dari dan menuju Bali menjadi terganggu. Hal ini berpengaruh pula pada anjlognya sektor pariwisata tentunya.

Jumlah populasi pada radius 30 km Gunung Agung sekitar 1 juta orang. Letusan paling dahsyat dan mematikan terjadi tahun 1963 hingga 1964, yang menewaskan lebih dari 1500 orang. Korban jiwa mayoritas meninggal akibat tertimpa longsoran piroklastik panas.

5. Gunung Nyiragongo, Republik Demokratik Kongo

Gunung Nyiragongo dijuluki gunung api paling indah di Afrika. Gunung ini memiliki danau lava di puncaknya yang berisi 3 juta meter kubik lava cair. Jumlah populasi dalam radius 30 km Gunung Nyiragongo sekitar 1 juta orang. Saat meletus tahun 2002 lalu, aliran lava menimbun hampir seluruh kota Goma dan menewaskan sejimlah 145 orang. Korban meninggal kebanyakan akibat keracunan karbon dioksida dan tertimpa bangunan yang runtuh.

6. Gunung Sakurajima, Jepang

Gunung api Sakurajima berada di Kagoshima, Jepang. Gunung api ini tergolong gunung api paling aktif di Jepang. Jumlah populasi dalam radius 30 km Gunung Sakurajima sekitar 900.000 orang. Gunung api ini terus aktif sejak tahun 1955. Letusannya bertipe eksplosif. Erupsi pada 1914 menewaskan 58 orang.



7. Gunung Krakatau, Indonesia

Gunung api Krakatau yang meletus dahsyat tahun 1883 menewaskan lebih 36.000 orang akibat tsunami. Kini tersisa sebagai gunung Anak Krakatau yang muncul awal 1900-an. Gunung api ini terus aktif dan diwaspadai, karena yang tampak di permukaan hanya sebagian kecil puncaknya. Sebagian besar gunung Anak Krakatau berada di bawah laut Selat Sunda antara Jawa dan Sumatra.

Belum lama ini, Gunung Anak Krakatau meletus kembali dan mengakibatkan tsunami. Anak Gunung yang semula setinggi lebih dari 300 meter, setelah letusan terakhir menjadi hanya 100-an meter.

8. Gunung Kilauea, Amerika Serikat

Gunung api Kilauea berada di Hawaii, Amerika Serikat. Gunung ini adalah gunung api yang paling aktif di dunia. Namun jenis letusan yang hanya berupa lelehan lava mengalir. Akibatnya hal ini menjadikan gunung api Kilauea sebagai obyek penelitian menarik serta obyek wisata erupsi gunung api.

9. Gunung Eyjafjallajökull, Islandia

Gunung api Eyjafjallajökull di Islandia terbangun lagi pada tahun 2010. Lontaran abu vulkanik letusan "batuk-batuk" sub-glasial ini membuat penerbangan di Eropa lumpuh. Untungnya, dalam radius 30 km nyaris tidak ada penduduk yang tinggal.



10. Gunung Pacaya, Guatemala

Gunung api Pacaya di Gutaemala meletus tahun 2016 dan uniknya menjadi tontonan warga. Jumlah populasi dalam radius 30 km mencapai 2,4 juta orang. Tapi tipe letusan berupa aliran lava dan kadang semburan lava tidak dianggap ancaman. Inilah yang menjadi alasan warga menikmati tontonan fenomena alam ini.

Disarikan dari Deutsche Welle

Gunung Api Paling Aktif dan Berbahaya di Dunia